Total Pageviews

Daerah

5/Daerah/feat-list

Video

2/video/grid-big

Peristiwa

3/peristiwa/grid-small

Dewan

3/DPRD/grid-small

Anggota PWI DAN SMSI

Hukum Kriminal

3/hukum kriminal/col-left

Pasang Iklan Disini

Pemerintah

3/Pemkab/col-right

Recent Posts

5/recent/post-list

Random Posts

5/random/post-list

Facebook

Nasional

Nasional/feat-big
Pantau Sulsel

Wednesday, June 5, 2019

Hindari Lembu di Jalan, Dua Motor Bertabrakan Maut

| Wednesday, June 5, 2019
Pantau Aceh Timur-Seorang warga tewas dan dua warga lain mengalami luka ringan akibat motor yang dikendarai saling bertumbukan di Jalan Medan-B.Aceh Desa Leuge, Kecamatan Peureulak Pada Rabu (05/06/2019), Pukul 15.17.

Korban tewas atas nama Zulfahmi (25), Desa lubuk pempeng, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Kedua Korban luka bernama Deni Iswanda (21), desa seuneubok Doh, Kecamatan Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, Firza Baini (21), Desa Meunasah Meureuboh, kecamatan Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara.

Kepala Unit Laka Lantas Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Timur IPTU Ritian Handayani, S.I.K. mengungkapkan tabrakan melibatkan dua motor yang dikendarai secara berlawanan.

Zulfahmi mengendarai motor Honda Sonic putih dengan nomor Polisi BL 6650 NY. Dari arah berlawanan, Deni Iswanda yang berboncengan dengan Firza Baini mengendarai Sepeda Motor Honda Vario putih Nomor polisi BL 6782 KAA.


"Kecelakaan terjadi ketika honda Sonic yang di kendarai oleh Zulfahmi melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha menghindari Hewan Ternak (lembu), di tengah jalan sehingga sepeda motor tersebut hilang kendali.
Bersama itu Datang dari Arah Banda Aceh menuju Medan na'as kecelakaan pun tidak dapat Terhindari," kata Kasat Lantas Polres Aceh Timur IPTU Ritian Handayani, S.I.K. Kamis
(06/06/2019).

Kasat Lantas Polres Aceh Timur IPTU Ritian Handayani, S.I.K mengungkapkan, ketika menghindari Hewan Ternak (lembu) di jalan itu, Honda sulit mengelak Vario yang datang dari arah berlawanan mengakibatkan tabrakan terjadi akibat jarak yang sudah terlalu dekat.

Zulfahmi dinyatakan tewas di RSU Abdul Aziz Peureulak, korban mengalami luka yang sangat parah akibat cedera luka koyak pada kepala  bagian belakang dan pendarahan di bagian telinga dan mulut.


Deni dan Firza lebih beruntung, keduanya berhasil selamat dari kecelakaan maut tersebut, Deni (21), hanya menderita luka memar di mata bagian sebelah kiri, sedangkan firza (21), mengalami luka robek dibagian kaki sebelah kanan. Keduanya masih dirawat di RSU Abdul Aziz Peureulak, Ungkapnya. (Agus)





Related Posts

No comments:

Post a Comment