Total Pageviews

Daerah

5/Daerah/feat-list

Video

2/video/grid-big

Peristiwa

3/peristiwa/grid-small

Dewan

3/DPRD/grid-small

Anggota PWI DAN SMSI

Hukum Kriminal

3/hukum kriminal/col-left

Pasang Iklan Disini

Pemerintah

3/Pemkab/col-right

Recent Posts

5/recent/post-list

Random Posts

5/random/post-list

Facebook

Nasional

Nasional/feat-big
Pantau Sulsel

Friday, June 14, 2019

Ini Yang Menyebabkan Runtuhnya Plafon Masjid Agung Ummul Qura Sengkang

| Friday, June 14, 2019

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah( DPRD) Kabupaten menggelar rapat dengar pendapat dengan Panitia pembangunan masjid Ummul Quraa Sengkang yang runtuh pada saat hari raya idhul Fitri 1440 H.

Rapat dipimpin oleh Ketua KOMISI IV DPRD Kabupaten Wajo, Hj. Husniaty, Jumat.14 Juni 2019, Pukul 14.00 wita

Rapat dengar pendapat, anggota DPRD Kabupaten Wajo, dari Komisi IV , menanyakan kepada Koordinator Panitia Pembangunan Masjid Agung Ummul Qura Sengkang, H. Karyaman, berapa anggaran yang dipake, bagaimana tehnik pengerjaanya pada waktu itu.

Menjawab pertanyaan Komisi IV, bahwa benar adalah anggaran hibah yang dipake pada tahun 2015,  anggaran yang dipake untuk pembangunan plafon  pada tahun 2015  memakan biaya Rp. 700.000.000( tujuh ratus juta rupiah, jelasnya

Dari anggaran 3 milyar bukan saja plafon , tapi beberapa yang dikerja pada waktu itu, termasuk , tehel, plafon, lampu kristal dan beberapa item.


" Saya sampaikan juga, pengerjaannya tidak dipihak ketigakan pada tahun 2015 lalu, kita sendiri mencari tukang dan pekerja, dan  ternyata setelah lima tahun  plafon runtuh," terangnya

Sementara dari pihak Inspektorat yang juga hadir , setelah turun melakukan investigasi , runtuh nya plafon masjid Agung Ummul Quraa memaparkan , hasilnya

Sementara Ketua Bapemperda , Ir. junaidi , sangat menyayangkan pembangunan tidak dipihak ketigakan, karena kalau di pijak ketigakan ada desain yang dipertanggungjawabkan oleh pemborong dan meman pengerjaan awal  sudah tidak bagus , karena platnya merembeskan air, tuturnya

Dari Inspektorat  melalui Plt. Andi Maddukelleng Oddang mengatakan bahwa lebih baik kerja keras, bongkar saja platnya sedikit demi sedikit untuk melihat rangka besi di dalamnya, sejauh mana ketahanan besi , tidak usah pake rangka baca , karena kita mau jangkah panjang, terangnya


Sementara dari ahli tehknisi , Inspektorat ,Syamsul Rijal ,  pada saat investigasi menemukan bahwa , plat beton meman tidak ada kemiringan, sehinggah air tidak mengalir, dan air sudah setinggi mata kaki yang tergenang di lantai plat beton yang  berakibat retak rambut, dan di bawa mengelupas, juga pembuangan air kecil dan tersumbat . Dan besi gantung plafon yang  runtuh bukan tercabut, tapi karena berkarat akibat terkena air, tutupnya


Pada akhir rapat, anggota DPRD bersama Inspektorat dan Panitia Masjid, sepakat akan mempihak ketigakan pekerjaan renovasinya untuk tahun 2019.

Laporan: Muhlis

Related Posts

No comments:

Post a Comment