Total Pageviews

Daerah

5/Daerah/feat-list

Video

2/video/grid-big

Peristiwa

3/peristiwa/grid-small

Dewan

3/DPRD/grid-small

Anggota PWI DAN SMSI

Hukum Kriminal

3/hukum kriminal/col-left

Pasang Iklan Disini

Pemerintah

3/Pemkab/col-right

Recent Posts

5/recent/post-list

Random Posts

5/random/post-list

Facebook

Nasional

Nasional/feat-big
Pantau Sulsel

Sunday, June 9, 2019

Tidak Peduli Malam dan Hujan Membasahi Badan, Bupati Wajo Terus Pantau Warganya Yang Terkena Banjir

| Sunday, June 9, 2019
Malam hari, Bupati Amran Mahmud masih pantau daerah banjir di sabbangparu


Walau sudah malam hari dan rintik hujan tidak mengurungkan niat Bupati Wajo, Dr. H. Amran Mahmud  untuk memperlihatkan peduli dan perhatian kepada warganya yang sedang dilanda banjir di Kecamatan Sabbangparu, Minggu 9 Juni 2019 malam.

Sebelumnya, Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si ini mengunjungi daerah Pitumpanua dan Belawa, saat ini berada di Kecamatan Sabbangparu yang juga terendam banjir akibat intensitas hujan cukup tinggi dua hari terakhir.

Bupati yang dikenal merakyat ini berdialog dengan warga dan menanyakan langsung kondisi dan kebutuhan mereka bahkan,  Dr. H. Amran Mahmud turun langsung membantu mengevakuasi warga.

“Sabbangparu ini juga menjadi daerah terkena banjir, jadi saya himbau warga agar berhati hati, karena intensitas curah hujan masih tinggi, Pemerintah Daerah tak akan tinggal diam melihat kondisi ini, kami akan berkoordinasi pihak terkait untuk bergerak cepat” ungkap Dr. H. Amran Mahmud.

Setelah cukup lama memantau kondisi warganya, Bupati Wajo langsung mengintruksikan pada dinas terkait seperti BPBD Wajo dan aparat kecamatan, desa dan kelurahan setempat untuk mengambil langkah penanganan darurat.

“Saya perintahkan instansi terkait melakukan tindakan yang perlu agar bencana banjir bisa tertangani dengan baik. Begitupun pihak keamanan, Saya sudah koordinasi dengan Pak Kapolres dengan Pak Dandim untuk menyiagakan personilnya jika sewaktu-waktu dibutuhkan para korban banjir,”tutupnya.

Laporan Ferdi
Editor: Muhlis

Related Posts

No comments:

Post a Comment