Total Pageviews

Daerah

5/Daerah/feat-list

Video

2/video/grid-big

Peristiwa

3/peristiwa/grid-small

Dewan

3/DPRD/grid-small

Anggota PWI DAN SMSI

Hukum Kriminal

3/hukum kriminal/col-left

Pasang Iklan Disini

Pemerintah

3/Pemkab/col-right

Recent Posts

5/recent/post-list

Random Posts

5/random/post-list

Facebook

Nasional

Nasional/feat-big
Pantau Bali

Friday, July 12, 2019

Rapat Koordinasi KLH , Wakil Bupati Wajo Berharap Ada Solusi Pemerintah Pusat Terkait Banjir di Wajo

| Friday, July 12, 2019


PANTAU TERKINI WAJO- Kementerian Lingkungkan Hidup dan Kehutanan Sekretariat Jendral Pusat pengendalian Pembangunan dan Ekoregion Sulawesi dan Maluku menyelanggarakan Rapat Koordinasi pembangunan lingkungan Hidup dan kehutanan se Ekoregion Sulawesi dan Maluku bertempat di Jakarta Convention Center Kakatua Room Lower Lobby Jakarta, Jumat 12 Juli 2019.

Kegiatan ini melibatkan seluruh instansi lingkungan hidup dan kehutanan serta unit pelaksana tekhnis lingkup KLHK.

Kegiatan bertujuan menggambarkan kondisi dan permasalahan lingkungan hidup dan kehutanan di daerah dalam wilayah ekoregion Sulawesi dan Maluku, serta menjawab ekspetasi daerah terhadap permasalahan tersebut.

Dengan mengangkat tema " Refleksi dan Proyeksi Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan."

Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE yang hadir pada acara ini bersama dengan Bupati Se Sulawesi dan Bupati dari Provinsi Maluku juga dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan Se Sulawesi dan Maluku serta Kesatuan Pengelolaan Hutan.

Disela acara Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE ketika kami konfirmasi terkait dengan acara yang diikutinya hari ini mengatakan bahwa, perihal lingkungan Hidup, semoga kedepannya Pemerintah pusat/ Kementerian Kehutanan dan lingkungan hidup melalui pemerintah Propinsi  Sulawesi Selatan dapat memberikan perhatian khusus kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo, perihal banjir yang setiap tahun melanda Kabupaten Wajo.

"Agar diberikan solusi dengan teknologi, agar banjir tersebut tidak terjadi lagi, karna kita tahu bersama bahwa banjir ini terjadi karena curah hujan yang tinggi, adanya sedimentasi atau pendangkalan, serta banjir kiriman dari beberapa Kabupaten tetangga, sehingga setiap tahunnya kerugian kerugian baik dari Pemerintah maupun masyarakat mencapai Milyaran rupiah," ungkap H. Amran, SE.

( Humas Pemkab Wajo ).

Related Posts

No comments:

Post a Comment